Zettagrid: VMware Cloud Provider Resmi Broadcom

Bagi banyak perusahaan, VMware bukan sekadar software virtualisasi. VMware telah menjadi fondasi utama untuk menjalankan aplikasi bisnis, database, private cloud, disaster recovery, dan berbagai workload kritis.

Selama bertahun-tahun, perusahaan membangun proses operasional, skill tim, arsitektur, serta investasi infrastruktur di atas platform VMware. Karena itu, perubahan ekosistem VMware setelah akuisisi oleh Broadcom menimbulkan pertanyaan penting:

  • Apakah perusahaan harus berpindah dari VMware?
  • Bagaimana menjaga investasi VMware yang sudah ada?
  • Apakah workload tetap dapat dijalankan di cloud?
  • Bagaimana partner dapat terus menawarkan layanan VMware kepada pelanggan?
  • Bagaimana memastikan model lisensi, compliance, operasional, dan biaya tetap terkendali?

Zettagrid hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Sebagai Authorized VMware Cloud Service Provider dalam kerangka Broadcom Advantage Partner Program, Zettagrid membantu customer dan partner melanjutkan perjalanan VMware secara lebih sederhana, terukur, dan berkelanjutan.

Zettagrid menyatakan bahwa mereka dipilih untuk melanjutkan status sebagai Authorized VMware Cloud Service Provider di bawah kerangka Broadcom Advantage Partner Program yang berlaku sejak 1 November 2025. Zettagrid juga menyebut dirinya sebagai retained Pinnacle VMware Cloud Service Provider.

Sumber: Pengumuman Zettagrid

Apa Arti Authorized VMware Cloud Service Provider bagi Customer?

Secara sederhana, Authorized VMware Cloud Service Provider adalah penyedia layanan cloud yang memiliki hubungan dan otorisasi dalam ekosistem VMware by Broadcom untuk menghadirkan layanan berbasis VMware kepada customer.

Namun bagi customer, nilai sebenarnya bukan hanya pada status atau label provider.

Yang lebih penting adalah kemampuan provider untuk membantu perusahaan:

  • Menjalankan workload VMware secara berkelanjutan.
  • Memindahkan workload tanpa harus melakukan re-platforming secara drastis.
  • Mendapatkan dukungan teknis dan operasional.
  • Mengelola infrastruktur dengan model biaya yang lebih terprediksi.
  • Menjaga keamanan, compliance, dan availability.
  • Menghubungkan kebutuhan cloud dengan strategi bisnis jangka panjang.

Dengan kata lain, customer tidak hanya membeli kapasitas virtual machine. Customer mendapatkan akses ke platform dan keahlian yang membantu menyederhanakan pengelolaan VMware.

Zettagrid memiliki pengalaman menyediakan VMware cloud hosting sejak 2010 dan pada 2026 mengumumkan penghargaan VMware Cloud Service Provider Partner of the Year untuk kawasan Asia Pacific dari Broadcom.

Sumber: Zettagrid VMware Cloud Service Provider Partner of the Year

Mengapa Existing VMware Customer Tidak Harus Langsung Migrasi Platform?

Perubahan teknologi sering dianggap sebagai alasan untuk mengganti seluruh platform. Padahal, migrasi total bukan selalu pilihan paling aman atau paling ekonomis.

Existing VMware customer umumnya memiliki:

  • Aplikasi legacy yang belum siap direplatform.
  • Database dengan dependensi khusus.
  • Proses backup dan restore yang sudah berjalan.
  • Tim IT yang telah memiliki skill VMware.
  • Integrasi jaringan dan keamanan yang kompleks.
  • Requirement compliance dan data sovereignty.
  • Investasi perangkat keras yang masih produktif.
  • Business continuity plan yang dibangun di atas VMware.

Memindahkan seluruh workload ke platform baru dapat membutuhkan waktu, biaya, perubahan skill, pengujian aplikasi, dan risiko operasional yang besar.

Dengan pendekatan berbasis Zettagrid, perusahaan dapat mempertahankan familiaritas VMware sambil mengubah model infrastrukturnya secara bertahap.

Customer dapat memulai dari workload tertentu, melakukan assessment, menentukan prioritas migrasi, kemudian memilih apakah workload akan ditempatkan pada cloud hosted environment, private cloud, atau infrastruktur yang tetap berada di lokasi customer.

Pendekatan ini membuat transformasi menjadi lebih terukur.

Value Proposition Zettagrid untuk Existing VMware Customer

1. Menjaga kontinuitas investasi VMware

Customer tidak perlu menganggap seluruh investasi VMware sebelumnya sebagai sesuatu yang harus ditinggalkan. Arsitektur, proses operasional, dan skill yang telah dibangun masih dapat digunakan sebagai dasar untuk perjalanan cloud berikutnya. Zettagrid membantu customer mengevaluasi workload VMware dan menentukan model deployment yang paling sesuai.

2. Migrasi tanpa perubahan aplikasi yang berlebihan

Tidak semua aplikasi dapat langsung dimodernisasi. Beberapa aplikasi membutuhkan VMware karena alasan kompatibilitas, dependensi, atau risiko bisnis. Dengan hosted VMware cloud, customer dapat memindahkan workload tanpa harus mengubah aplikasi secara besar-besaran pada tahap awal. Hal ini membantu mengurangi risiko migrasi, mempercepat pemindahan workload, dan memberi waktu untuk modernisasi secara bertahap.

3. Infrastruktur dikelola oleh tim yang memiliki keahlian VMware

Mengelola environment VMware secara mandiri membutuhkan keahlian dalam compute, storage, networking, security, monitoring, patching, capacity planning, backup, dan disaster recovery. Dengan memanfaatkan Zettagrid, customer dapat mengurangi beban operasional pada lapisan infrastruktur dan lebih fokus pada aplikasi bisnis, data, digital transformation, serta keamanan informasi.

4. Dukungan terhadap business continuity

Infrastruktur VMware tidak hanya membutuhkan availability. Perusahaan juga harus siap menghadapi kegagalan perangkat keras, human error, ransomware, gangguan data center, dan bencana. Zettagrid memiliki portfolio yang dapat dikombinasikan dengan kebutuhan tersebut, termasuk VMware cloud infrastructure, Veeam Backup, Zerto SecondSite Disaster Recovery, Virtual Server, dan Virtual Datacenter.

5. Biaya lebih mudah direncanakan

Membangun dan mempertahankan infrastruktur VMware sendiri dapat membutuhkan investasi besar untuk server, storage, networking, software, support, data center, power, cooling, dan tenaga ahli. Model cloud memungkinkan perusahaan mengubah sebagian belanja modal menjadi biaya operasional yang lebih terukur. Efisiensi tetap bergantung pada desain arsitektur, sizing, pola penggunaan, SLA, model lisensi, dan governance.

Perbedaan Solusi Zettagrid Secara Sederhana

Agar lebih mudah dipahami, berikut cara sederhana membedakan pilihan solusi untuk existing VMware customer.

Opsi 1: VMware tetap di infrastruktur sendiri

Pilihan ini sesuai untuk customer yang masih memiliki infrastruktur produktif, membutuhkan kontrol penuh terhadap perangkat keras, memiliki tim VMware internal, memiliki kebutuhan khusus terkait lokasi data, atau belum siap melakukan migrasi dalam waktu dekat. Zettagrid atau Arupa dapat membantu melalui assessment, konsultasi, desain, backup, disaster recovery, managed service, dan dukungan teknis sesuai kebutuhan.

Opsi 2: Hosted VMware Cloud di Zettagrid

Pilihan ini sesuai untuk customer yang ingin mengurangi ketergantungan pada data center sendiri, memindahkan workload VMware ke cloud, tidak ingin melakukan perubahan aplikasi secara besar-besaran, membutuhkan kapasitas fleksibel, dan ingin mengurangi beban pengelolaan hardware. Customer tetap mendapatkan familiaritas platform VMware, tetapi infrastruktur dasarnya dikelola melalui environment cloud Zettagrid.

Opsi 3: Hybrid VMware Environment

Pilihan ini sesuai untuk customer yang ingin menjalankan kombinasi sebagian workload di data center sendiri, sebagian workload di Zettagrid cloud, backup di lokasi berbeda, disaster recovery di cloud, serta workload development dan testing di cloud. Model hybrid sering menjadi pilihan realistis karena tidak semua workload memiliki prioritas migrasi yang sama.

Opsi 4: Backup dan Disaster Recovery

Pilihan ini sesuai untuk customer yang belum ingin memindahkan workload utama, tetapi ingin meningkatkan resilience. VMware production tetap berjalan di data center customer, backup menggunakan Veeam, salinan backup ditempatkan di lokasi terpisah, dan disaster recovery dapat menggunakan Zerto SecondSite. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat memulai perjalanan cloud tanpa harus langsung memindahkan seluruh production workload.

Value Proposition Zettagrid untuk VMware Partner

Bagi partner, perubahan ekosistem VMware menghadirkan tantangan sekaligus peluang.

Partner perlu menjawab beberapa pertanyaan:

  • Apakah kami masih dapat menawarkan layanan VMware?
  • Bagaimana menjaga hubungan dengan pelanggan?
  • Bagaimana mengurangi beban pengelolaan infrastruktur?
  • Bagaimana menyediakan layanan yang compliance-ready?
  • Bagaimana membangun penawaran yang kompetitif?
  • Apakah provider cloud akan menjual langsung kepada customer kami?

Zettagrid menawarkan positioning yang berbeda karena model bisnisnya berfokus pada channel dan wholesale.

Zettagrid menyatakan bahwa mereka tidak menjual langsung kepada customer partner, tidak melakukan pitching terhadap customer partner, dan tidak membangun penawaran yang berkompetisi dengan partner. Model ini memungkinkan partner tetap memegang hubungan pelanggan, sementara Zettagrid menyediakan platform dan kapabilitas VMware di belakang layar.

1. Partner tetap memiliki hubungan customer

Partner dapat tetap menjadi pemilik hubungan komersial dan strategis dengan customer. Zettagrid berperan sebagai platform provider atau wholesale partner yang membantu menyediakan kapabilitas VMware cloud, licensing, infrastruktur, dan dukungan teknis.

2. Partner dapat mempercepat time-to-market

Partner tidak harus membangun seluruh platform VMware dari awal. Dengan memanfaatkan platform Zettagrid, partner dapat lebih cepat membuat penawaran hosted private cloud, VMware managed service, disaster recovery as a service, backup as a service, virtual datacenter, infrastructure as a service, dan white-label cloud service.

3. Mengurangi risiko operasional

Membangun dan mengelola VMware cloud platform membutuhkan investasi dan operational maturity yang besar. Partner dapat mengurangi risiko dengan mengandalkan provider yang memiliki platform VMware Cloud Foundation, pengalaman hosting VMware, proses onboarding, dukungan teknis, model komersial wholesale, reporting, dan operational governance.

4. Membuka peluang recurring revenue

Layanan VMware berbasis cloud dapat dikembangkan menjadi recurring revenue melalui layanan bulanan atau kontrak jangka panjang. Partner dapat menggabungkan kapabilitas Zettagrid dengan managed IT service, application management, security service, network service, migration service, professional service, serta help desk dan support lokal.

Mengapa Perlu Mulai Berdiskusi Sekarang?

Perubahan program provider tidak dapat diselesaikan hanya dalam satu kali meeting.

Customer dan partner perlu memiliki waktu untuk:

  • Menginventarisasi workload VMware.
  • Memahami status kontrak dan lisensi.
  • Menghitung kapasitas infrastruktur.
  • Menentukan workload prioritas.
  • Menilai kebutuhan backup dan DR.
  • Membandingkan biaya.
  • Menentukan target architecture.
  • Menyusun timeline migrasi.
  • Menguji environment.
  • Menjalankan onboarding secara bertahap.

Zettagrid menyampaikan bahwa transisi VCSP memerlukan proses asset valuation, negosiasi komersial, dan technical onboarding. Zettagrid juga mendorong partner untuk memulai pembicaraan lebih awal agar pilihan komersial dan jadwal transisi dapat dipersiapkan dengan baik.

Sumber: VMware VCSP Transition Zettagrid

Untuk kebutuhan tertentu, Zettagrid juga tercantum dalam daftar Broadcom Certified Cloud Services yang dipublikasikan VMware untuk VCF License Portability pada Juli 2026. Customer tetap perlu melakukan validasi terhadap skema lisensi, eligibility, dan kebutuhan spesifik bersama provider serta Broadcom.

Sumber: VMware Certified Cloud Services List

Kesimpulan

Bagi existing VMware customer, Zettagrid menawarkan jalur untuk melanjutkan investasi VMware tanpa harus terburu-buru mengganti seluruh platform.

Bagi partner, Zettagrid menawarkan model wholesale dan channel-centric yang membantu partner tetap menjaga hubungan customer, mempercepat time-to-market, dan mengurangi beban investasi serta operasional dalam membangun VMware cloud platform sendiri.

Perbedaan solusinya dapat dipahami secara sederhana:

  • Jika ingin mempertahankan infrastruktur sendiri, gunakan pendekatan private atau on-premises dengan dukungan assessment, backup, dan managed service.
  • Jika ingin memindahkan workload tanpa perubahan aplikasi besar, pertimbangkan hosted VMware Cloud.
  • Jika ingin mengombinasikan data center dan cloud, gunakan hybrid VMware environment.
  • Jika ingin meningkatkan resilience terlebih dahulu, mulai dari Veeam Backup dan Zerto SecondSite DR.
  • Jika Anda adalah partner, gunakan model wholesale dan channel partnership untuk tetap menawarkan layanan VMware kepada customer.

VMware journey tidak harus dimulai dari keputusan besar. Langkah pertama dapat dimulai dengan assessment sederhana terhadap workload, biaya, risiko, lisensi, dan target bisnis.

Zettagrid bersama Arupa dapat membantu customer dan partner menentukan jalur yang paling sesuai dengan kebutuhan teknis dan komersial masing-masing.

FAQ

Apakah Zettagrid masih menyediakan layanan VMware?

Zettagrid menyatakan bahwa mereka dipilih untuk melanjutkan status sebagai Authorized VMware Cloud Service Provider di bawah kerangka Broadcom Advantage Partner Program yang berlaku sejak 1 November 2025.

Apakah existing VMware customer harus langsung migrasi?

Tidak selalu. Strategi terbaik bergantung pada kondisi workload, kontrak, aplikasi, compliance, biaya, dan target bisnis. Customer dapat memilih mempertahankan infrastruktur, menggunakan hosted VMware cloud, menerapkan hybrid model, atau memulai dari backup dan disaster recovery.

Apakah partner akan kehilangan hubungan dengan customer?

Model Zettagrid dirancang untuk mendukung partner. Zettagrid menyatakan bahwa mereka menggunakan pendekatan wholesale-only dan tidak menjual langsung kepada customer partner.

Apakah Zettagrid dapat membantu migrasi VMware ke cloud?

Zettagrid memiliki program dan jalur transisi untuk membantu customer maupun partner mengevaluasi, merencanakan, dan menjalankan perpindahan workload VMware ke cloud.

Apa perbedaan Veeam Backup dan Zerto SecondSite?

Veeam Backup berfokus pada perlindungan dan pemulihan data melalui backup. Zerto SecondSite berfokus pada disaster recovery dan replikasi workload agar pemulihan sistem dapat dilakukan ketika terjadi gangguan besar.

Bagaimana memulai diskusi dengan Zettagrid atau Arupa?

Mulailah dengan assessment terhadap jumlah workload, kapasitas compute, storage, network, kebutuhan RPO dan RTO, status lisensi, SLA, serta target migrasi. Dari data tersebut, provider dapat membantu menyusun opsi solusi yang lebih tepat.

CTA: Temukan Insight Cloud dan VMware Lainnya

Ingin memahami lebih jauh tentang VMware cloud, backup, disaster recovery, cloud infrastructure, dan strategi transformasi IT?

Temukan artikel seputar teknologi, panduan praktis, dan solusi IT untuk bisnis serta partner teknologi di Indonesia.

LANJUTKAN EKSPLORASI CLOUD & VMWARE Temukan insight seputar cloud infrastructure, VMware, backup, disaster recovery, dan solusi IT untuk bisnis di Blog Arupa. Jelajahi Blog Arupa.id →

Referensi Resmi

Zettagrid: Authorized VMware Cloud Service Provider

Zettagrid VMware Cloud Service Provider Partner of the Year

Zettagrid VMware VCSP Transition

VMware Certified Cloud Services List

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *